BikersNews

Profile Bikers

Modifikasi

BikersReview

BikersTips

Bikerspedia

Gallery

Saturday, December 5, 2015

Memodifikasi kendaraan bermotor adalah kejahatan? Para bikers setuju atau tidak?

Halooo bradah and sistah balik lagi dengan Beranda Bikers! Kali ini Beranda Bikers ingin membahas tentang larangan memodifikasi kendaraan bermotor, yang sekarang lagi ramai ramainya diperbincangkan. Yuk langsung aja disimak.

Memodifikasi kendaraan adalah kejahatan? Para bikers setuju atau tidak?


BerandaBikers.com - Dikutip dari Artikel yang di share dari Facebook Humas Polda Metro Jaya, artikel tersebut berisi seperti ini:

"Modif Kendaraan Bisa Kena Tilang Hingga Rp 24 Juta

BID HUMAS PMJ - Jumat 04 Dec 2015, 13:22 WIB

Sejumlah pemilik kendaraan memodifikasi kendaraannya untuk lifestyle atau sekadar hobi. Namun perlu diingat, mengubah bentuk atau tampilan kendaraan dari asli ke wajah baru bisa kena denda tilang hingga Rp 24 juta.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan pihaknya merasa perlu mensosialisasikan aturan untuk modifikasi kendaraan kepada para pemilik kendaraan.

"Hasil pemantauan di lapangan ditemukan bahwa masih banyak dijumpai kendaraan modifikasi baik motor maupun mobil yang menyebabkan perubahan tipe secara tidak sah yang dapat digolongkan dalam tindak pidana pelanggaran," jelas AKBP Budiyanto , Jumat (4/12/2015).

Aturan tersebut tertuang dalam Pasal 277 jo Pasal 316 ayat (2) UU No 22 tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama 1 tahun atau denda atau denda maksimal Rp 24 juta.

AKBP Budiyanto mengatakan, perubahan bentuk kendaraan atau memodifikasi boleh dilakukan tetapi harus dilakukan uji tipe untuk memperoleh sertifikat dari Kementerian Perhubungan.

Hal ini sesuai dengan Pasal 131 huruf e dan pasal 132 ayat (2) dan ayat 7 PP No 55 Tahun 2012 tentang kendaraan Jo Pasal 50 ayat (1) UU No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, bahwa kendaraan yang dimodifikasi sehingga menyebabkan perubahan tipe berupa dimensi, mesin dan kemampuan, daya angkut, wajib dilakukan uji tipe untuk memperoleh sertifikat.

"Uji tipe yang diterbitkan oleh Kementrian Perhubungan ini juga ada beberapa ketentuannya," ujar AKBP Budiyanto.

Ketentuan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Modifikasi kendaraan bermotor hanya dapat dilakukan setelah mendapatkan rekomendasi dari APM (Agen Pemegang Merk) kendaraan tersebut.
2. Modifikasi kendaraan bermotor wajib dilakukan oleh bengkel umum kendaraan bermotor yang ditunjuk oleh Kementrian Perindustrian.

3. Kendaraan bermotor yang telah dimodifikasi wajib didaftarkan kepada Kesatuan Polri pelaksana registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor pada kantor Samsat untuk memperoleh STNK baru yang sesuai dengan perubahan kendaraan bermotor dimaksud.

"Kami berharap masyarakat paham dan mengerti bahwa memodifikasi kendaraan bermotor tanpa melalui mekanisme yang benar merupakan tindak pidana kejahatan," cetus AKBP Budiyanto.

AKBP Budiyanto katakan pihaknya akan menindak tegas pengguna jalan yang melanggar ketentuan tersebut sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku."

SUMBER




"Kami berharap masyarakat paham dan mengerti bahwa memodifikasi kendaraan bermotor tanpa melalui mekanisme yang benar merupakan tindak pidana kejahatan," cetus AKBP Budiyanto. < Dari kutipan tersebut nih yang sangat membingungkan, Modifikasi kendaraan bermotor tindak pindana kejahatan.

Memodifikasi kendaraan adalah kejahatan? Para bikers setuju atau tidak?
Sumber foto dari Google.com


Nah kira kira kalian setuju gak dari pasal tersebut? Kalau Beranda Bikers pikir sih jadi mematikan kreatifitas orang orang Indonesia dan juga mematikan toko toko penjual aksesoris tambahan kendaraan bermotor. Karena saya rasa orang Indonesia itu kreatif kreatif dalam memodifikasi motor, ada berbagai macam modifikasi dari Indonesia, karena untuk kenyaman pengguna motor terserbut. Jadi mereka berlomba lomba untuk memodifikasi kendaraan bermotor mereka. Dan juga modifikasi juga bisa menjadi ciri khas atau identitas pengendara tersebut.

Memodifikasi kendaraan adalah kejahatan? Para bikers setuju atau tidak?
Sumber foto dari Google.com


Mungkin kalau nomor mesin atau nomor rangkanya tidak dengan surat surat kelengkapannya baru bisa dianggap kejahatan, karena kita tidak tau mesin dan rangka motor siapa, karena beda dengan yang ditulis di surat surat kendaraan tersebut.

Kalau pendapat dari Beranda Bikers sih seperti itu, kira kira pendapat para bikers sama gak ya? Nah pendapat kalian Komentar di bawah ini yaaa. Agar para bikers juga ada suara tentang Pro Kontra ini.

Sekian dari Beranda Bikers, jika ada salah salah kata tolong di tegur dan juga jangan lupa share artikel ini ke teman teman bikers lainnya. #SalamSatuAspal

19 comments:

  1. emang dasar nya nyari duit gan haduhhh indonesia itu ribet ya

    ReplyDelete
  2. Modifikasi ganti spion ori sama pentil ban ori ke modifikasi kena pelanggaran jga itu dan kena tindak kejahatan.. masih kurang jelas peraturanya,.

    ReplyDelete
  3. Gue sebagai pelaku dan hobby memodifikasi merasa terhina.. Apa yg disebut diatas dah gua lakoni sampe nebus 3 jt buat surat2 doang.. Ini salah satu Hukum tolol Indonesia.. Bikinan orang tolol yg jelas2 dia tolol tapi gak nyadar..

    ReplyDelete
  4. Nyari duit ga lazim... peraturan laknat...

    Pertanyaannya..:

    - emang sebahaya apa sampai dikenakan tindak pidana...??
    (Ngemodif kendaraan dari uang rampokan..?? Apa dr korupsi uang negara..??

    - uang untuk ngemodif ya pake uang sendiri... emang itu uang ngemodif boleh minta atau meras yg buat peraturan...??

    - point terakhir.... brapa banyak orang atau masyarakat yg akan kehilangan pekerjaan dibagian ini...???
    1=penjual aksesoris motor / mobil
    2=bengkel modifikasi motor/mobil yg akan tutup karna bangkrut..

    Tolak ukurnya dimana bisa dikatakan tindak pidana selama itu no rangka dan mesin kendaraan sama dengan surat yg dimiliki oleh pemilik kendaraan yg di modifikasi...????

    Sebenernya ini yg buat peraturan pintar atau bodoh....??
    apa ini cara cari uang gaya baru di era modern...??

    ReplyDelete
    Replies
    1. nahh itu yang saya juga bingung, ya seharusnya ada penjelasan detail

      Delete
  5. Sekarang ngumpulin uang dari pundi2 yang kecil,akibat papa minta saham.
    Orang gedhang atau orang kaya emangnya di tangkap napa?
    Ganti velg,ketangkep.ganti tromol,ditangkep.waduh....
    Mending gantiin aja apar*t hukumnya aja.

    ReplyDelete
  6. Gimana kalau kita buat petisi bro, Beranda biker lah jadi koord nya..hehe
    sekedar saran sih..haha
    btw yang bikin peraturan lalu lintas gitu siapa ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. waduuhh petisi gimana tuh?

      Nah itu kan ada sumbernya, berarti yang bikin perturan ya dari sumbernya tersebut hehehe

      Delete
  7. bisa hancur produsen.....
    pembuat seperfat kalo kayak gini......
    kontes modivikasi motor bakalan vakum ............

    ReplyDelete
  8. Kalo untuk perubahan cc misal dari standar pabrik 110 utk tipe matic d modif jd 150cc itu jelas mlanggar dari ktentuan pnerbit. Baik itu produktor ataw samsat dg alasan TIDAK SESUAI STNK.
    Demikian juga untuk perubahan mesin dan boddy berikut prubahan warna juga sama kasusnya sprti hal mrubah cc.
    Tp jika memodifikasi sperti pnambahan angkutan (sperti box dan besi safety guard,dll) mungkin itu msh tergolong dlm pasal ttg HAK KEBEBASAN BERKREASI dan EXPRESI kali ya broh..?
    Kcuali yg tadinya motor roda 2 trus d tambahin grobak semacam CATOR gitu,baru mnyalahin aturan..
    Dan kebetulan kami touring tidak pake cator lho pak.. tetap roda 2. Stnk,cc,warna body,dan noka/nosin tetap sama sesuai faktur pabrik dan STNK.

    ReplyDelete
  9. Terlalu ribet n bertele2 ea peraturan di indonesia ini ... modifikasi kendaraan aja d jadikan maslah sampai ada pula praturan perundangan .. saya rasa modifikasi ga ada ea masalh na n ma na bikers sllu safety riding ga mkin kan dya akn mmbahayakan diri na sbagai rider... kcuali mtor d modif tp ga safety wajr d tilang.. ne mah polisi satuan smua cari uang masuk aja ea biar pndapatan na banyak.. soal na kan club n comunitas.d indonesia smakin bnyak jadi seperti na ini d jadikan pangsa pasar buat mencari keuntungan buat polisi na... TERLALU LEBAY peraturan yg d buat ini bisa jadi celah buat korupsi d jaln raya oleh petilang2 yg senak na mnilang masyarakat d jalann... HOBBY BIKERS MANK MAHAL tp ga gni jga kali pak cara na... smpe dlarang modifikasi... to hak para pengguna slagi tdak mmbhayakan apa salah na.. malah merk dagang pun ga ada mnjadikan ini permasalhan buat mmodifikasi karya na malah sllu d support dalm stiap event... indonesia kreatif... jadi jagan halangi para generasi buat berinovasi kpdepan na.. salam satu aspal BROTHERHOOD

    ReplyDelete
  10. Menurut w ini semua politik brothers... Dan aturan-aturan yang dibuat sangatlah tidak jelas dan sampai batas mana aturan itu diperbolehkan dan yang tidak diperbolehkan... Dari kata-katanya saja jelas "Kami berharap masyarakat paham dan mengerti bahwa memodifikasi kendaraan bermotor tanpa melalui mekanisme yang benar merupakan tindak pidana kejahatan," cetus AKBP Budiyanto.

    ReplyDelete
  11. Kurang kerjaan aja...
    Terlalu ribet peraturannya

    Modif itu seni...!

    ReplyDelete
  12. Indonesia isinya kebanyakan orang2 yg pinter korupsi....jDi lahan korupsi diluasin dengan cara kayak gini

    ReplyDelete
  13. Makin gajelas aja dah, segala ada laranggan begini -_- Modif pake duit sendiri, usaha sendiri. mungkin selagi masih bisa buat nyaman itu pengendara sendiri sih kayaknya fine" aja. Sampe ini dikira tindak kriminal, ngerugiin bengkel modifikasi sama industri aksesoris modif aja. Karya sendiri di anggep kriminal dalam tindak kejahatan, ada" aja dah hhaha. Tinggal nunggu aja nih berita yang kendaraannya udah ditilang sampe 24jt #SalamSatuAspal

    ReplyDelete
  14. Lama lama aturan indonesia kayk tai...terlalu membual mulut anda pak polisi

    ReplyDelete
  15. SUPER SPRING GPS ajak Blogger ikut Program Afiliasi, dapat penghasilan bro! http://motobikerz.com/archives/14082 via @motobikerz

    ReplyDelete

BerandaBikers.com © 2014